Anggota Brimob, Bharaka Asep yang dinyatakan hilang dan meninggal dalam peristiwa tsunami Aceh, ternyata masih hidup. (ist/lakeynews.com)

Kondisi Memprihatinkan, Hilang Ingatan, Dirawat di RSJ

SEKITAR 17 tahun sudah gempa berskala 6 SR dan tsunami Aceh berlalu. Persisnya, 26 Desember 2004. Anggota Brimob muda, Bharaka Asep yang dinyatakan hilang dan meninggal (anumerta) dalam peristiwa itu, ternyata masih ada dan hidup.

Kabar mengagetkan dan mengharukan ini disampaikan anggota polisi, Iwan Atlas melalui akun media sosial Facebook miliknya.

Iwan mengatakan, anggota Poskotis Brimob Peukan Bada Aceh bernama Bharaka Asep ditemukan di Rumah Sakit Jiwa Zaenal Abidin Banda Aceh.

Menurutnya, Bripka Indra S, anggota Polda Subdit Kamneg DIT IK Polda Aceh telah melakukan pengecekan dan koordinasi ke pihak RSJ Banda terhadap kondisi pasien. Hasilnya, 99 persen padien itu adalah Asep.

“Pasien yang diduga Anggota Resimen II Pelopor Anggkatan 351 99/00 yang hilang pasca Tsunami 2004 an BHARAKA ASEP (Poskotis Brimob Peukan Bada Aceh), berdasarkan Ciri Fisik dan tanda khusus pada pasien 99% adalah Rekan Kita Atlas 351 asal Kesatuan Resimen 1 Kedung Halang Bogor,” tulis Iwan seperti dikutip portal berita anekafakta.com pada Rabu (17/3).

Belum diketahui bagaimana Asep bisa selamat dalam musibah tsunami yang menghantam Aceh pada 26 Desember 2004. Peristiwa itu membuat kejiwaan Asep terguncang hingga ingatannya terhadap keluarga dan kampung halaman hilang.

“Terima kasih doa rekan rekan dan selanjutnya silahkan hubungi kelurga ASEP nnt koordinasi dengan Saya.. Syukran Jazilan. yg dinyatankan meninggal tsunami thn 2004 alhamdulillah ditemukan,” kata Iwan, masih dalam statusnya.

Kondisinya memprihatinkan. Pada foto yang beredar, tampak Asep tidak lagi mengenali dirinya 17 tahun lalu sebagai anggota polisi. Dia terlihat berada di balik jeruji besi RSJ di Banda Aceh.

Bahkan seorang pria berbaju putih yang memperkenalkan dirinya untuk berbicara dari balik video tidak bisa berkata-kata. Dia tampak hanya diam.

“Nih leting kita 351 alhamdulillah ditemukan,” kata pria tersebut.

Dia kemudian meminta Asep untuk memberikan jempolnya, tanda dia baik-baik saja. Namun, Asep hanya merespon dengan memandang wajahnya. (tim)