Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, ST, MT, ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon di Waduk Rora Besar Sori Na’e Desa Kramabura, Kecamatan Dompu, Minggu (14/3). (feri/lakeynews.com)

Gerakan Penanaman Pohon di Kramabura Diapresiasi Berbagai Pihak

DOMPU, Lakeynews.com – Gerakan menanam 1000 pohon yang digelar Young Healthy Care (YHC) di Waduk Rora Besar Sori Na’e Desa Kramabura, Kecamatan Dompu, Minggu (14/3) diapresiasi berbagai pihak.

Pantaun Lakeynews.com, tampak antusiasme kehadiran peserta sejak pagi hingga siang, bahkan mereka rela berjalan kaki menuju lokasi penanaman tersebut. Tidak hanya, berasal dari kalangan Pejabat, ASN Pemda, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), anggota DPRD. Namun, ada juga dari warga masyarakat, kelompok aktivis dan pegiat lingkungan.

Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, ST. MT, menyampaikan ucapan terima kasih kepada YHC Dompu yang telah memprakarsai acara ini. “Kegiatan ini dalam rangka menumbuh kembangkan kepedulian anak terhadap lingkungan dan merangsang kepedulian warga sekitar, agar menanam pohon dan melindungi hutan,” katanya dalam sambutan singkatnya sebelum acara penanaman pohon.

Menurutnya, kegiatan dengan tema satu pohon untuk 1000 kehidupan seperti ini harus ditingkatkan. “Ini harus terus didukung, difasilitasi dan dipupuk agar generasi-generasi muda di seluruh wilayah Kabupaten Dompu terbangun dan bisa melakukan kegiatan yang sama,” terang Wabup Dompu ini.

Ia menjelaskan, lewat generasi milenial dan civil society yang ada. Saatnya-lah kita wujudkan Dompu Hijau dan mengembalikan Dompu sebagai daerah lumbung mata air. “Ayo kita dukung dan sukseskan gerakan green recovery dan perlindungan mata air yang dilakukan oleh kelompok pegiat lingkungan dan kelompok sosial,” ajak H. Syahrul.

Mantan pejabat PUPR Provinsi NTB ini menambahkan, penanaman pohon pada lokasi hutan gundul harus dilakukan. Kalau tidak ditanami pohon, maka ditakutkan akan menimbulkan bencana banjir. “Kami pemerintah daerah tidak menginginkan terjadi lagi banjir seperti di Kecamatan Hu’u,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, penyebap kekeringan, termasuk berkurangnya air bersih untuk keperluan minum dimusim kemarau dan banjir yang melanda dimusim penghujan disebapkan alih fungsi lahan, sehingga minim resapan air. “Untuk itu saya minta kepada Camat dan Kepala Desa terkait, agar melakukan reboisasi merata. Dan mencegah warga menanami jagung di pingir sungai supaya tidak ada segmentasi tanah,” pintanya.

Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, ST, MT, sedang memberikan edukasi kepada para siswa dan anak-anak desa Kramabura di lokasi penanaman pohon. (feri/lakeynews.com)

Di kesempatan itu, orang nomor dua di Bumi Nggahi Rawi Pahu ini kembali, mengajak semua pihak terutama para siswa dan anak-anak desa setempat, agar menjaga kelestarian alam dan menjaganya. “Alam kita sudah gersang dan gundul. Untuk itu mari kita jaga dan lestarikan kembali. Bayangkan, tanpa tumbuhan-tumbuhan dan pohon, maka oksigen yang kita hirup akan berkurang,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Dompu Ir. Muttakun mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang di motori milenial Dompu yang tergabung dalam YHC tersebut. “Saya sangat mengapresiasinya kegiatan-kegiatan yang membangun seperti yang dilakukan YHC hari ini,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan seperti sudah sangat sering dilakukan oleh beberapa Kelompok Sosial dan Pegiat Lingkungan, seperti Mapastie Dompu di Bendungan Tanju. Namun, ada yang berbeda dengan yang digelar kali ini yakni partisipasi dan keterliban perangkat daerah serta konsepnya mengedukasi kelompok anak-anak di desa setempat. “Ini menarik dan bisa menjadi pilot projeck gerakan penanaman kedepan, serta didorong menjadi gerakan yang permanen,” harapnya.

Dan yang lebih berat dari segala ikhtiar Dompu Hijau ini, kata Politisi NasDem yang getol berbicara soal kejahatan pengrusakan hutan dan kerusakan lingkungan hidup ini, adalah menjaga semangat tim dan menjaga pohon-pohon yang sudah ditanam tersebut hingga besar dan terlidungi dari tangan jahil.

“Semoga saja kegiatan ini bukan ceremoni atau sinbolis saja. Namun, perlu dilakukan upaya-upaya cerdas agar pohon-pohon itu terlindungi dan terawat serta warga sekitar diajak untuk berpartisipasi,” tegasnya.

Muttakun juga meminta, Bupati baru Dompu “Aby” Kader Jaelani (AKJ) melalui stafnya agar meninjau kembali instruksi Gubernur nomor 188 tentang moratorium penebangan hutan. Sebab, ada poin-poin yang menganjurkan untuk menghentikan kegiatan illegal logging, perladangan dan perambahan liar. “Nah, ini yang menjadi rujukan Bupati untuk meneruskan instruksi gubernur,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia berharap agar Bupati segera menindak lanjuti instruksi Gubernur dan merespon surat edaran penghentian aktivitas penggundulan hutan.

Terpisah, Tokoh Pemuda Kramabura Muhammad Natsir, S. Pd menerangkan, dirinya mengapresi tinggi kegiatan ini. “Kami bangga kegiatan ini digelar di wilayah desa kami dan langsung menghadirkan Kepala daerah yang baru terpilih dengan jajarannya,” ungkapnya.

Dirinya bersama Pemuda-pemuda lain dan warga Kramabura umumnya berjanji, agar sama-sama menjaga alam dan merawat pohon-pohon yang sudah ditanam. “Tentu masyarakat akan mendapatkan manfaat lebih. Apalagi kedepan, area-area ini akan ditanam pohon yang memiliki nilai ekonomis, seperti, durian, rambutan, nangka dan lain-lainnya,” tutupnya.

Diketahui, selain menanam pohon peserta diajak melakukan edukasi soal kesehatan lingkungan, sanitasi air, pengolahan sampah, menjaga keasrian hutan dan bahaya pengerusakan hutan, oleh YHC Dompu dan Pegiat Lingkungan Hidup.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan ST, MT, Dandim 1614/Dompu Letkol Inf. Ali Cahyono, S.Kom, M.Tr (Han), Kapolres Dompu  diwakili Kasat Binmas Iptu Zaelani, Plt.Sekda Dompu Drs. H. Muhibuddin, M.Si, Staf ahli Bupati, para asisten lingkup Setda Dompu, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Setda Dompu, Danramil 1614-01/Dompu Kapten Inf. M. Yamin, siswa SD dan SMP setempat, Kepala Desa Kramabura beserta perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan Pemuda serta Pegiat Lingkungan Dompu.

Hadir juga, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Dompu Hj. Lilis Suryani-Hj. Siti Faridah beserta anggotanya, Ketua GOW dan Organisasi Kedharma Wanitaan lainnya. (fm/ady)