
DOMPU, Lakeynews.com – Forum Keserasian Sosial (FKS) Kelompok Tani Bersatu Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, NTB, kembali menggelar Dialog Tematik.
Dialog tematik kedua yang berlangsung di Aula Kantor Lurah setempat pada Senin (12/10) itu, salah satu Program Keserasian Sosial Kemensos RI Tahun 2020. Momen itu sekaligus penyerahan pekerjaan.
Program ini untuk menciptakan rasa aman damai serta rasa gotong royong di tengah masyarakat sebagai upaya mencegah konflik sosial.
Kemensos RI bersama Dinas Sosial Provinsi NTB dan Dinas Sosial Kabupaten Dompu, merealisasikan program keserasian sosial tersebut (salah satunya) di Kelurahan Bali.
Ratusan warga Kelurahan Bali tampak mengikuti kegiatan tersebut.
Hadir sebagai pemateri (narasumber) dari beberapa pihak terkait. Salah seorang diantaranya, dari Dinsos Dompu diwakili Kasi Bencana Sosial Muhammad Najamuddin.
Najamuddin menjelaskan, Dialog Tematik Keserasian Sosial merupakan program Kemensos dalam rangka penanggulangan bencana sosial.
Program ini, menurutnya, sebagai upaya pemerintah mencegah bencana sosial (konflik sosial) yang terjadi di masyarakat. “Pelaksanaan kegiatan ini tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya.
Dijelaskan Najamuddin, setiap kegiatan ada diskusi tematiknya. Ada dua kali pertemuan. Pertemuan pertama, tahap perencanaan kegiatan untuk melaksanakan pembangunan kebutuhan masyarakat.
Sedangkan yang kedua, pelaksanaan kegiatan pembangunan. Ini menjadi salah satu media bagi masyarakat supaya bisa menjaga dan merawat rasa aman damai di tengah masyarakat.
“Dengan demikian, tercipta keharmonisan di antara masyarakat demi mewujudkan Indonesia aman dan damai,” ujar Najamuddin.
Najamuddin berharap, dengan program ini bisa mencegah konflik, menjaga keharmonisan dan menumbuhkan rasa gotong royong di antara masyarakat. “Diskusi tematik ini sangat penting untuk meningkatkan koordinasi dan kebersamaan di antara masyarakat,” tandasnya.
Bukan itu saja. Melalui program tematik keserasian sosial, lanjut Najamuddin, bisa meningkatkan rasa memiliki dan tumbuh kedamaian di tengah masyarakat.
Program keserasian sosial ini dilaksanakan di wilayah yang dinilai rawan konflik dan bencana sosial.
Saat pertemuan pertama, warga akan menentukan fasilitas apa yang akan direalisasikan untuk menunjang kegiatan yang terarah.
Dinsos Provinsi NTB dan Dinsos Kabupaten Dompu fokus pada pencegahan. “Jadi kami yang jemput bola, turun ke masyarakat. Misalnya melalui kampung keserasian sosial,” paparnya.
Sementara itu, Ketua FKS Kelompok Tani Bersatu Kelurahan Bali Agus Rizal, mengungkapkan, program keserasian sosial di Kelurahan Bali diimplementasikan pada rabat jalan dan pembuatan balai pertemuan tani.
Keputusan tersebut didapati dari hasil musyawarah berbagai unsur, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda di Aula Kantor Kelurahan Bali. (tim)
