Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Kerusakan hutan di wilayah NTB, tidak hanya mematik pehartian dari pihak pusat, tapi juga menimbulkan reaksi dan pernyataan tegas dari Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc.

Hal itu terbukti, pada sambutan Gubernur NTB yang dibacakan Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin, pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 NTB yang dirangkaikan dengan peringatan ke-71 Hari Bela Negara dan ke-91 Hari Ibu tingkat Kabupaten Dompu di lapangan Beringin kantor Bupati Dompu, Selasa (17/12).

Gubernur NTB yang disapa Bang Zul ini mengatakan, isu lingkungan merupakan isu serius yang perlu penanganan bersama seluruh masyarakat. Kerusakan lingkungan menghadapkan manusia pada suhu matahari yang kian menyengat serta terbatasnya air bersih.

“Dimusim hujan, banjir dan tanah longsor mengancam kehidupan manusia. Masyarakat dan pemerintah NTB harus menjadikan pemulihan lingkungan sebagai prioritas,” katanya.

Bang Zul mengajak, semua pihak untuk memperbaiki alam yang sudah dirusak. Sebab kalau tidak dilakukan, jangan sampai alam memaksa kita mempertanggungjawabkannya.

“Mari kita tanamkan pada diri kita bahwa merusak dan mencemari alam adalah perbuatan hina,” tegasnya.

Ditambahkan Bang Zul, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB sudah mencanangkan Gerakan NTB Hijau seperti yang dilakukan di Dusun Kayu Madu, Desa Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa sejak tanggal 12 Desember lalu.

“Hal kita lakukan untuk mendorong indeks kualitas lingkungan hidup Pemprov NTB dan terus mendorong program – program unggulan seperti tata ruang berkelanjutan, NTB Zero Waste, bank sampah, penataan geopark, taman asri dan hutan geo park,” Jelasnya. (asm)