
Tim PHBK Tangkap Sopir dan Truk Kayu Sonokeling
DOMPU, Lakeynews.com – Anggota DPRD Dompu yang juga Ketua Komisi I, Ir. Muttakun mengungkapkan, Tim Pengamanan Hutan Berbasis Komunitas (PHBK) bentukan LP2DPM, berhasil menangkap sopir truk dan muatan kayu Sonokeling. Penangkapan itu dilakukan di wilayah Woko, pada 2 Desember malam, sekitar pukul 23.00 Wita.
Tim yang terdiri dari Sahbudin, Arifudin dan Wahyu, diminta untuk turun di lokasi, memonitor gerakan pelaku illegal logging yang diduga kerap mengambil momen untuk memuat dan mengeluarkan kayu yang diduga hasil ilegal logging di kawasan hutan Toffo Pajo.
“Pemilik kayu sebelumnya sudah diidentifikasi sebagai pemain yang selama ini menjadi bagian dari mafia illegal logging di dalam kawasan hutan Woko dan Adu, Kecamatan Hu’u,” ungkap Muttakun.
Muttakun prihatin atas masih terjadinya illegal logging yang tidak pernah mampu diatasi dengan baik. Bahkan dinilai jarang berakhir di pengadilan.
Karena itu, sehari setelah penangkapan, Selasa (3/12), sekitar pukul 09.30 Wita, Muttakun bersama Tim PHBK mengawal kasus illegal logging ini dengan mendatangi Polres Dompu. Di sana, dia diterima penyidik Tipiter untuk berkoordinasi.
Kepada penyidik, Muttakun meminta agar satu truk pemuat kayu yang diduga hasil illegal logging hasil tangkapan Tim PHBK yang didukung unsur Intel Kodim 1614/Dompu dan anggota Polsek Pajo, benar-benar diproses hingga mampu membongkar mafia pelaku illegal logging yang bermain di wilayah Pajo.
“Kepada penyidik kami juga meminta agar saat lacak balak nanti, kami dari Tim PHBK dapat dilibatkan, sehingga proses penyidikan dilakukan secara transparan agar kasus ini dapat diadili di PN Dompu,” pinta Muttakun.
Dari Polres Dompu, Tim PHBK ke Kantor KPH Toffo Pajo untuk bertemu dan berkoordinasi. Pihak KPH Toffo Pajo diwakili Julkarnain. Kepada pria itu, Muttakun melaporkan peristiwa penangkapan dan penahanan truk dan kayu Sonokeling.
“Ternyata, Julkarnain belum mengetahui peristiwa penangkapan dan penahanan truk (oleh Tim PHBK, red),” jelas Muttakun.
Pada pertemuan koordinasi ini, Tim PHBK menyampaikan dan mengingatkan agar Julkarnain meningkatkan pelaksanaan operasi pengamanan di kawasan hutan Pajo. Selain itu, diminta membantu mengawal proses hukum hingga dugaan tindak pidana illegal logging mampu diseret ke meja hijau,” terang Muttakun.
Muttakun menegaskan, Tim PHBK akan mempertimbangkan untuk menggunakan advokat dari LBH Gurutani agar ikut mengawal proses hukum atas dugaan illegal logging itu.
“Diperlukan jaringan masyarakat anti illegal logging untuk melawan pelaku para pelaku. Mari tangkap, tahan dan adili pelaku illegal logging,” ajaknya. (asm)
