Bupati Dompu Drs. H.Bambang M. Yasin. (ady/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Bupati Dompu, NTB Drs. H. Bambang M. Yasin, akhirnya membuka suara terkait kerusakan dan kehancuran kawasan hutan di daerahnya.

“Itu bukan kewenangan kami. Kewenangan soal hutan itu ada di provinsi,” katanya pada wartawan usai pengucapan sumpah dan janji tiga pimpinan DPRD Dompu, Senin (4/4).

Dikatakannya, pada prinsipnya pihaknya tidak boleh membiayai atau melakukan kegiatan yang bukan kewenangannya. “Lagian dari dulu kan saya tidak pernah menyuruh orang memasukin kawasan hutan,” tegasnya.

Bupati dua periode ini menuturkan, pihaknya sangat menunggu undangan atau ajakan dari pihak Pemerintah Provinsi NTB untuk membicarakan masalah ini. “Ayo surati dan duduk bersama kami,” ajaknya.

Lebih lanjut HBY mengakui, hingga saat ini pihaknya belum pernah ada koordinasi maupun surat resmi yang masuk dari pihak provinsi. “Kami menunggu niat baik itu. Jadi, salah kemudian kalau dari kami yang memulai. Karena itu kan dapurnya (provinsi),” jelasnya.

Sekalipun demikian, dalam setiap kesempatan Pemkab Dompu tetap mengimbau dan memberi penegasan kepada masyarakat untuk tidak merusak hutan. “Sejak persoalan jagung kami tegaskan untuk tidak menggunduli hutan. Dan, kita berkewajiban untuk melakukan reboisasi,” tandasnya. (ady)