Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin (HBY), Kapolres AKBP Erwin Suwondo, SIK, M.IK, Dandim Letkol Arief Hadiyanto, S.IP, saat kerja bakti di SDN 8 Dompu, Lingkungan Soriwono, Kelurahan Potu. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Pemimpin biasanya identik dengan kebijakan atau hanya memerintah anak buah (staf). Namun, tidak demikian dengan Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin (HBY), Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, SIK, M.IK, Dandim 1614/Dompu Letkol Arief Hadiyanto, S.IP., dan sejumlah pejabat lainnya. Mengapa?

Para pejabat teras di Kabupaten Dompu itu, Rabu (7/3/2018) rela bergumul dengan lumpur selama lebih kurang enam jam di SDN 8 Dompu, sarana pendidikan terdampak banjir bandang pada Senin (5/3/2018) sore lalu.

Mereka terlibat aktif kerja bakti membersihkan lumpur. Baik pada meja, kursi dan peralatan lainnya maupun yang memenuhi halaman depan sekolah yang berkedudukan di Lingkungan Soriwono, Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu tersebut.

Bupati, Kapolres dan Dandim tiba dan langsung mulai bekerja sekitar pukul 09.30 Wita. Dan, baru berakhir sekitar pukul 15.00 Wita.

Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin pun mengonsumsi nasi bungkus bersama warga ketika kerja bakti di SDN 8 Dompu. (ist/lakeynews.com)

Mereka, hanya istirahat menjelang adzan Dzuhur untuk Shalat dan makan siang. Bersama-sama warga mengonsumsi nasi bungkus yang didatangkan dari posko bantuan banjir, di kompleks SDN 08.

Mereka tampak bekerja bersama-sama dengan para relawan, baik dari Dompu maupun dari daerah lain, seperti Kota Bima, Kabupaten Bima, Sumbawa dan Sumbawa Barat. Sejumlah ASN Dompu, termasuk Lurah Potu Firmansyah dan warga setempat juga ambil bagian.

Di sela-sela kerja bakti tersebut, didrop sekitar 1000 lembar karung, sekop, masker sumbangan yang bersumber dari SKPD-SKPD dan ASN di Dompu. (tim)