Surat Pernyataan Memeluk Agama Islam yang dibuat almarhum Hendri Purnama atau Muhammad Fajar pada 5 Juni 2015 lalu. (foto ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Setiap orang punya sisi-sisi dan kisah semasa hidupnya. Demikian juga Hendra Purnama alias Hendra Jayadi (29). Pria yang mayatnya ditemukan membusuk di dalam kamar rumahnya, Lingkungan Pajo, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Minggu (15/01) sore itu adalah seorang mualaf.

Lelaki kelahiran Dompu 26 Februari 1988 itu memeluk agama Islam sejak lebih dari setahun yang lalu. Sebelumnya, Hendra yang pekerjaannya sebagai wiraswasta itu merupakan penganut agama Katolik.

Setelah memeluk agama Islam namanya menjadi Muhammad Fajar. “Saya menyatakan meninggalkan agama terdahulu (Katolik, red), selanjutnya memeluk agama Islam,” Hendra.

Hal tersebut berdasarkan surat Pernyataan Memeluk Agama Islam yang dibuat 5 Juni 2015. Surat pernyataan itu dibuat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu.

Bertindak sebagai penuntunnya, Muh. Alimuddin, S.Ag, yang sehari-hari menjabat kepala Seksi Bimas Kemenag Dompu Islam. Sedangkan saksi-saksinya, Asmunir, S.Ag dan Irfan. (zar)