Dewa 19 dan NDX A.K.A dipastikan akan tampil di GOR Ginte, dan menggetarkan Kabupaten Dompu pada 3 April 2026. (ist/lakeynews)

 

Alif Tabrani: Mari Kita Sukseskan, Banyak Dampak Positif Bagi Daerah

 

DOMPU – Dua grup musik papan atas tanah air dipastikan siap menggetarkan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dewa 19 (Dewa) dan NDX A.K.A (NDX) akan manggung di Gelanggang Olahraga (GOR) Ginte pada 3 April 2026.

Informasi dari pihak CV. NKRI yang merupakan Event Organizer (EO) konser tersebut, berbagai persiapan sudah hampir rampung. Bahkan, sudah mencapai 80-an persen.

“Alhamdulillah persiapan sudah mencapai 80-an persen untuk produksian. Hari ini sudah mulai Loading In dan proses instalasi perlatan,” kata Manager CV. NKRI sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, Alif Tabrani, pada Lakeynews, Jumat (27/3/2026).

Menurut Alif, konser tersebut digelar dalam rangka Anniversary 1th Celebration WM Volly Ball. Atau, peringatan satu tahun sebuah klub bola voli yang dimiliki Bumi Nggahi Rawi Pahu ini.

Sebagai informasi, Dewa adalah grup musik rok Indonesia yang dibentuk di Surabaya pada 26 Agustus 1986. Formasi terkininya; Ahmad Dhani, Andra Ramadhan, Yuke Sampurna, dan Agung Yudha.

Sedangkan NDX A.K.A adalah grup musik duet aliran hip-hip dangdut dan pop Jawa yang berasal dari Bantul, DI Yogyakarta. NDX A.K.A singkatan dari Nanda Extreme, As Known As (sebelumnya bernama Ndx Aka Familia). Didirikan pada 2011, dengan anggota Yonanda Frisna Damara dan Fajar Ari.

Penanggung Jawab Konser Dewa 19 dan NDX A.K.A di GOR Ginte – Dompu, Alif Tabrani bersama kru panitia penyelenggara. (ist/lakeynews)

Sejauh ini, belum ada perubahan agenda. Baik waktu maupun tempatnya. “Insya Allah, Dewa dan NDX akan tetap tampil di GOR Ginte – Dompu, sesuai jadwal,” ujar Alif.

Ditanya jumlah penonton yang ditargetkan, Alif menyebut angka yang mencengangkan. “Target kita 8.000 penonton untuk semua kategori. Kita berharap tiket dapat terjual habis,” tandasnya.

Ketika disinggung kendala-kendala yang dihadapi dalam melakukan persiapan, Alif mengaku, pihaknya menyebut masalah transportasi dan hotel.

“Kami terkendala pada sarana transportasi dari Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima ke Dompu dan kurangnya hotel atau penginapan di Dompu yang representasi untuk tamu,” beber Alif.

 

Tak Terpengaruh Isu Penolakan, Ajak Semua Pihak Sukseskan

Adakah pengaruh isu penolakan oleh segelintir orang melalui akunnya di media sosial terhadap rencana konser ini?

Menanggapi itu, dengan tegas Alif mengatakan, tidak ada. Karena, sejak awal sudah melakukan koordinasi dengan pihak Pemkab dan Polres Dompu, serta pengurusan perizinan di Polda NTB.

“Alhamdulillah kami sudah lakukan sesuai prosedur, juga sesuai aturan di daerah,” paparnya.

Alif menaruh harapan besar pada segenap masyarakat dan semua pihak di Dompu dan Bima, baik sebelum, saat, maupun setelah konser digelar.

Mewakili semua panitia konser, Alif berharap untuk sama-sama menyukseskan kegiatan ini. Menjaga keamanan, kebersihan dan ketertiban saat konser berlangsung.

Menurut dia, event ini merupakan kesempatan emas bahi warga Dompu khususnya untuk menunjukkan kepada brand dan promotor besar di Indonesia bahwa Kabupaten Dompu itu aman dan warganya damai.

“Dengan demikian, kedepan akan banyak brand dan promotor besar yang akan menggelar konser dan event-event hiburan promosi di daerah Dompu,” tuturnya.

Event (konser) ini, gambar Alif, diyakini akan membawa banyak dampak positif bagi daerah. Antara lain, promosi pariwisata meningkat, perputaraan ekonomi daerah meningkat, pendapatan masyarakat bertambah, jasa transportasi meningkat, PAD daerah bertambah, dan banyak lagi hal baik lainnya.

“Harapan kita, dengan adanya konser ini, Dompu semakin maju dan semakin dikenal masyarakat luar NTB,” imbuh Alif kembali meyakinkan. (A2)