
DOMPU – Beberapa anggota keluarga Ramadoan (43), dan warga Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu meluncur Desa Poja, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Rabu (25/3/2026) malam ini.
Mereka akan menjemput Ramadoan, nelayan asal Malaju yang tiga hari hilang dan ditemukan terombang-ambing di wilayah perairan Sape, sekitar Desa Poja pada Rabu sore tadi.
Salah seorang warga yang berangkat tersebut diketahui bernama Sahlan alias Aba Leo. Sayangnya, Sahlan yang dihubungi melalui telepon genggamnya belum nyambung.
“Saat ini, rombongan yang menggunakan satu mobil jenis minibus dalam perjalanan menuju Poja, Sape,” kata Sakrudin, adik ipar Ramadoan pada Lakeynews.
Aapkah langsung dibawa pulang malam ini, atau rombongan akan menginap dulu di Sape, menurut Sakrudin, tergantung situasi dan kondisinya. Apalagi rombongan –jika perjalanan lancar– baru akan sampai di lokasi tengah malam.
“Kalau memungkinkan, akan langsung balik malam ini. Tapi, jika tidak, mungkin akan istirahat (nginap) dulu. Besok baru ke Dompu,” paparnya.
Sebagaimana dilansir media ini sebelumnya, Ramadoan meninggalkan rumah untuk melaut sekitar pukul 13.00 Wita pada Senin (23/3/2026). Kemudian, masuk laut melalui Dermaga Kilo seorang diri menggunakan perahu. Namun, sampai Rabu sore tadi belum pulang ke rumahnya.
Warga Dusun Paropa, Desa Malaju itu dikabarkan dan diperkirakan hilang di sekitar perairan Desa Kiwu, Kecamatan Kilo (Dompu), dan Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.
Setelah tiga hari dikabarkan hilang, Ramadoan secara kebetulan dijumpai beberapa nelayan di perairan Kecamatan Sape, Bima, sekitar wilayah Desa Poja, Rabu (25/3/2026) sore.
Mesin perahunya mengalami kerusakan. Ramadoan tidak kuasa mengendalikan arah. Perahunyapun mengapung dan terombang-ambing sampai ke perairan Sape. Hingga akhirnya secara tidak disengaja ditemukan warga (nelayan) di sana.
Baca juga:
* Setelah Tiga Hari Hilang, Nelayan Malaju Dompu Ditemukan di Perairan Sape Bima
* Tiga Hari tak Pulang, Nelayan Malaju Dikabarkan Hilang; Keluarga Berharap segera Ditemukan
Informasi yang dihimpun media ini, Ramadoan mendapat perhatian dan pelayanan luar biasa dari warga Sape. Selain diberikan makan-minum, juga pakaian ganti.
Malam ini pun, Ramadoan sedang bercengkerama dengan warga di sana. Sambil menunggu jemputan dari Dompu. (tim)
