Resepsi Pernikahan Silfa-Zaidan. Mereka diapit dua pasang orang tuanya; H. Kader Jaelani dan Hj. Lilis Suryani, serta Abdillah dan Bulgis, di Lapangan Beringin Dompu, Jumat (15/12/023) malam. (tim/lakeynews)

Prosesi Hampir Seminggu, dari Hiburan Rakyat Hingga Resepsi, Undang 10.000 Orang

LIPUTAN: Tim Lakeynews

H. Kader Jaelani bin H. Najib Barakwan (Bupati Dompu) dan istrinya, Hj. Lilis Suryani binti H. Muhdin Boftem (Ketua TP PKK Dompu), baru saja menikahkan putri sulungnya, Silfa Iza Azizah Barakwan. Secara umum, semua rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman dan sukses.

Silfa dipersunting oleh sepupunya sendiri (dari ibunya), Muhamad Zaidan Allah Habsyi, putri Abdillah bin H. Ahmad Al Habsyi dan Bulgis binti H. Muhdin Boftem.

Berdasarkan informasi yang dirangkum Tim Lakeynews, pernikahan Silfa-Zaidan boleh dibilang pernikahan paling pektakuler di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sepanjang tahun 2023 ini.

Betapa tidak. Rangkaian prosesi pernikahan Silfa-Zaidan ini berlangsung hampir satu pekan. Berturut-turut. Dimulai dari hiburan rakyat hingga acara sakral, akad nikah dan dipungkasi resepsi dengan mengundang 10.000 orang.

Acara Hiburan Rakyat berlangsung di Lapangan Beringin, kompleks Kantor/Pendopo Bupati pada Minggu (10/12/2023) malam. Berbagai jenis hiburan, kesenian dan atraksi ditampilkan malam itu.

Penampilan salah satu grup tari pada malam Hiburan Rakyat pernikahan Silfa-Zaidan, di Lapangan Beringin Dompu. (tim/lakeynews)

Kemudian, Senin esoknya digelar tiga agenda. Pagi mulai pukul 09.00 Wita acara Siraman di Teras Belakang Pendopo.

Menjelang siang, mulai pukul 11.00 Wita acara Pengajian di Ruang Keluarga Pendopo. Lalu, mulai pukul 19.00 Wita acara Malam Gadis, juga di Ruang Keluarga Pendopo.

Pada hari ketiga, Selasa malam, acara Kapanca di Halaman Depan Pendopo yang dimulai sekitar pukul 19.30 Wita.

Hari kelima, Rabu malam, dimulai pukul 20.00 Wita, kembali dihadirkan hiburan rakyat berupa kesenian Gambus di Halaman Samping Timur Pendopo.

Sementara Akad Nikah dilangsungkan pada Kamis siang. Prosesi Ijab dan Qabul yang mulai pukul 14.00 Wita itu dihadiri dan disaksikan Pj. Gubernur NTB H. Lalu Gita Ariadi serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Sedangkan acara puncaknya, Resepsi Pernikahan Silfa-Zaidan dilaksanakan di Lapangan Beringin Dompu, Jumat (16/12/2023) malam.

Salah seorang Panitia Pernikahan H. Albuhairum, ketika dikonfirmasi Lakeynews pada malam resepsi mengungkapkan, jumlah undangan yang disebar dan kursi yang disiapkan lebih dari 10.000.

“Undangannya 10.000 lebih. Sedangkan terop lebih kurang 200 titik, setelah ada tambahan tadi,” jelas Albu yang diketahui super sibuk, melalui pesan WhatsApp-nya.

Sejumlah sumber yang dihubungi rata-rata mengaku, belum sempat mendengar (mengetahui) ada prosesi pernikahan yang berlangsung sampai hampir seminggu. Kemudian undangan resepsi pernikahan diedarkan lebih dari angka 10.000.

Sumber-sumber yang dihubungi tersebut bukan hanya di Dompu atau yang hadir pada malam resepsi. Tapi juga dari Kabupaten dan Kota Bima, Sumbawa hingga Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Utara.

Menariknya, sohibul hajat, H. Kader Jaelani/keluarga menitipkan pesan khusus kepada panitia pernikahan terkait peralatan, sarana, prasarana dan kelengkapan acara. Sepanjang ada di Dompu, tidak dipakai dari luar (Dompu).

Terop, kursi dan dekorasi pelaminan misalnya. Juga yang lainnya. “Dari awal Beliau (H. Kader Jaelani, red) mengatakan, jangan dipakai dari luar daerah. Manfaatkan yang ada di Dompu,” pesan Albuhairum mengutip pesan H. Kader.

Panitia yang bertugas di sisi masuk tempat pelaminan tampak begitu kewalahan melayani dan mengatur undangan yang hendak memberikan ucapan selamat. (tim/lakeynews)

Resepsi, Sebagian Undangan tak Sempat Salaman

Malam resepsi pernikahan Silfa-Zaidan di Lapangan Beringin berlangsung meriah dan wah. Lapangan yang lumayan luas tersebut dipenuhi oleh lebih dari 10.000 kursi undangan dan 200-an terop.

Di sepanjang sisi belakang kursi-kursi tamu tersedia dan tersaji berbagai jenis makanan dan minuman yang rata-rata dijejer menggunakan rombong. Undangan dipersilakan mencicipi suguhan itu sesuai selera masing-masing.

MC pada acara itu ada tiga pasang. Ada yang memandu pra acara, memandu acara inti dan memandu sesi hiburan.

Tampak hadir saat itu, Danrem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti, Bupati Sumbawa Barat H. W. Musyafirin bersama istri, Hj. Hanifa Musyafirin, dan Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Puteri. Ada juga beberapa anggota DPRD dan pejabat Pemprov NTB

Sedangkan dari Dompu, terlihat di deretan kursi undangan; Wakil Bupati H. Syahrul Parsan dan istri, Ketua DPRD H. Andi Bachtiar dan istri, Sekda Gatot Gunawan P. Putra bersama istri, Ketua MUI H. Moh. Nasuhi, dan Kakan Kemenag H. Syamsul Ilyas (baca doa).

Hadir pula unsur Forkopimda; Dandim, Kapolres, Kajari, para pejabat Eselon II, III dan serta ribuan undangan lainnya.

Pada momen hiburan dan istirahat, Danrem sempat melantunkan satu Lagu Pop. Disusul Bupati Sumbawa Barat dan Bupati Bima, menyanyikan lagu dangdut berjudul “Ikan Dalam Kolam”.

H. Kader – Hj. Lilis juga tidak kalah hawa. “Pengantin tua” yang menjadi salah satu pendamping Silfa-Zaidan di pelaminan, merapat ke panggung hiburan setelah ditatang Bupati KSB. Mereka mendendangkan syair-syair Pop bertajuk “Kenanglah Daku”.

Menyusul bernyanyi kemudian Ketua DPRD dan Dandim Dompu. Ikut bersama mereka sejumlah pejabat lainnya.

Malam makin larut. Sesi pemberian ucapan selamatpun tiba. Sayangnya, sebagian undangan tidak sempat bersalaman.

Tim Lakeynews pun terpaksa mengundurkan niatnya untuk ikut memberikan ucapan selamat, baik kepada pasangan pengantin maupun dua pasangan pendampingnya.

Hal tersebut karena mereka tidak sanggup melewati kerumunan dan antrean panjang, disertai rebutan dan berdesak-desakan.

Panitia yang hanya berkonsentrasi di sisi masuk tempat pelaminan, tampaknya begitu kewalahan melayani dan mengaturnya.

“Mestinya untuk acara salaman ini diatur maksimal per tiga baris. Pasti lancar dan nyaman. Kalau dibiarkan los begini, ya pasti menumpuk dan amburadul,” kritik beberapa undangan. (*)