CCTV MASJID: Warga Jakarta asal Balikpapan, almarhum Agus Salim (baju putih) saat hendak berwudhu, beberapa detik sebelum terjatuh pada Senin (16/10/23). (ist.tangkap layar/lakeynews)

DOMPU – Berita duka datang dari Masjid Agung Baiturrahman Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang warga Jakarta asal Balikpapan, meninggal mendadak saat hendak Salat Magrib di masjid itu pada Senin (16/10/23).

Berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan beberapa identitas lain yang diterima Lakeynews, jamaah tersebut bernama Agus Salim. Lahir di Balikpapan (Kalimantan Timur) pada 12 Agustus 1970. Alamatnya, Jalan Tebet Utara IIC/20, RT.004/RW.001, Kelurahan Tebet, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

Pengurus/Seksi Riayah Masjid Agung Baiturrahman Dompu, Iwan Setiawan yang dihubungi media ini membenarkan informasi tersebut. Saat ingin wudhu di bagian selatan masjid untuk Salat Magrib, tiba-tiba Agus Salim terjatuh.

Beberapa kartu identitas almarhum Agus Salim Warga Jakarta asal Balikpapan, Agus Salim (baju putih) saat hendak berwudhu, beberapa detik sebelum terjatuh pada Senin (16/10/23). (ist /lakeynews)

Beberapa jamaah langsung membopongnya ke dalam masjid melalui pintu selatan. Sempat diolesi minyak kayu putih dan dipijat. Wajahnya pucat dan berkeringat, meski jantung masih berdetak.

“Melihat kondisi Beliau (Agus Salim, red) yang makin memburuk, rekan-rekan (jamaah) kemudian melarikan ke RSUD Dompu menggunakan mobil pick up,” jelas Iwan, Senin malam ini.

Almarhum Agus Salim tiba di rumah sakit sekitar pukul 19.00 Wita. “Tak lama, begitu sampai di IGD, langsung diperiksa oleh Dokter Jaga, dr Ewid,” kata Humas RSUD Dompu Muhammad Iradat pada Lakeynews, juga malam ini.

Humas RSUD Dompu Muhammad Iradat (Dae Redo). (ist/lakeynews)

Ketika diperiksa oleh dokter jaga, lanjut Dae Redo (sapaan Muhammad Iradat), korban sudah tidak bernyawa. “Cardiac arrest. Kemungkinan besar karena serangan jantung,” jelasnya.

Menurutnya, sekitar pukul 21.00 Wita, jenazah almarhum dikeluarkan dari rumah sakit. Dibawa ke rumah pengusaha H. Gasyem di Kelurahan Karijawa menggunakan mobil ambulan dan disemayamkan di sana.

Belum diperoleh informasi yang pasti tentang kapan dan di mana jenazah almarhum akan dimakamkan. (tim)