Penulis Andi Hermawan. (ist/lakeynews.com)

(AKJ-Syah Dituntun Buka Lahan Produktif Bagi Kalangan Milenial dan UMKM)

Penulis: Andi Hermawan  *)

WAKTU terus berputar sangat cepat sekali. Tak terasa sebentar lagi seluruh umat muslim di dunia akan menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Sesuai kalender Hijriah, hari pertama puasa atau 1 Ramadhan 1442 Hijriah akan jatuh pada 13 April 2021.

Di bulan Ramadhan kali ini, kerja-kerja kreatif dan inovatif harus dimulai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu. Ada banyak cara yang bisa dikerjakan sesuai misi Bupati: Mencetak pelaku wirausaha baru khususnya di kalangan milenial, pemuda dan perempuan. Maka salah satunya adalah mendirikan pasar khas Ramadhan.

Pasar Khas Ramadhan yang dimaksud adalah sebuah pasar baru yang datang setiap tahun di Bulan Ramadhan. Tujuannya, memudahkan masyarakat mencari menu berbuka pada satu tempat yang disediakan.

Tempat yang disediakan itu berada di pusat kota. Pemerintah daerah bisa menggunakan Jalan Soekarno-Hatta, mulai dari lampu merah hingga kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPRD).

Sepanjang jalan ini pembeli diharapkan berjalan kaki. Ada petugas parkir yang menata dan merampikan setiap kendaraan. Siapkan juga tempat buka bersama dan spot foto yang bagus, dengan memberikan pembekalan dasar kepada para penjual untuk menjaga kualitas daganganya, serta mampu menjaga kebersihan dan kenyamanan pengujung/pembeli.

Dari tahun-tahun sebelumnya, masyarakat Dompu seakan kehilangan nilai seni untuk membangun dan menciptakan nuansa baru. Saya yakin, setiap kegiatan-kegiatan positif masyarakat Dompu pasti ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

Nah… bagaimana cara mewujudkannya?

Dalam minggu ini, pemerintah membangun komunikasi dan berkolaborasi dengan semua pihak, termaksud Komunitas Pemuda, Komunitas Pengusaha, Komunitas Keagamaan, Komunitas  Zumba, Komunitas Sejarah dan Budaya, Sekolah, Perguruan tinggi, Badan Usaha Milik Negera (BUMN) dan sejenisnya.

Bersosialisasi dengan cara mengadakan jalan sehat, dengan tema “Menjemput Berkah Ramadhan”. Di momentum ini pemerintah daerah bisa menyampaiakan keinginan mendirikan pasar khas Ramadhan akan segera dikerjakan pada hari pertama memasuki Bulan Ramadhan.

Tidak hanya sampai disitu saja. Atraksi-atraksi kesenian, fotografer, musik religi dan lain-lain bisa dilakukan sambil mengisi waktu berbuka.

Disisi lain, kegiatan-kegiatan keagamaan di kampung-kampung kembali digalangkan. Seperti lomba Mengaji, lomba Salat, dan lomba Azan untuk anak-anak. (*)

*) Ketua Pelopor Perdamaian Kabupaten Dompu.