
CATATAN: Sarwon Al Khan, Dompu
BAGI daerah lain, kebersamaan Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, itu hal lumrah. Namun, bagi Kabupaten Dompu, itu merupakan peristiwa luar biasa dan kondisi spesial.
Penulis tidak akan mengurai lebih jauh dan detail alasannya dalam tulisan ini. Ada banyak sekali pertimbangannya.
Informasi umum yang cukup untuk diketahui, hubungan Bupati Bambang Firdaus dan Wakil Bupati Syirajuddin (BBF-DJ), sempat kurang mesra. Bahkan, sempat diisukan mengalami disharmoni karena miskomunikasi kedua unsur pimpinan eksekutif Bumi Nggahi Rawi Pahu itu sempat menajam.
Hari ini, pada momen puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Dompu, Senin, 17 Agustus 2026, isu serta kesan tidak sedap hubungan keduanya pudar.
Kepada publik, kepada segenap masyarakat, BBF-DJ tampak menunjukkan kedewasaan mereka sebagai pemimpin bagi dou labo dana (rakyat dan daerah). Pemimpin yang memang patut dicontoh, diteladani, digugu, dan ditiru oleh orang-orang yang dipimpinnya.
Pagi saat hendak upacara peringatan detik-detik kemerdekaan, mereka terlihat kompak. Keluar dari Aula Pendopo Bupati bersama-sama, jalan menuju tribun kehormatan bersama, dan duduk bersama dengan para undangan kehormatan lainnya.
Demikian juga pada sore hari. Saat upacara penurunan bendera. Mereka juga keluar, jalan, dan duduk bersama sebelum upacara dilaksanakan.
BBF-DJ berbagi kuota. BBF mengambil jatah memimpin upacara peringatan HUT RI (pagi). Sedangkan DJ mengambil porsi memimpin upacara penurunan bendera (sore).
Pelaksanaan kedua upacara tersebut berjalan lancar dan khidmat. Terlaksana sesuai rencana dan agenda sebelumnya.
Jangan Ciderai Kepercayaan, Jangan Lukai Hati Rakyat
Sejumlah pejabat eksekutif, pegawai Pemkab Dompu, termasuk staf di Sekretariat Daerah, mengaku senang melihat kedua pemimpin mereka akur.
Sejumlah warga Dompu juga mengaku hal yang sama.
Mereka berharap BBF-DJ sukses memimpin Dompu, mewujudkan visi-misi dan program Dompu Maju. Memenuhi janji-janji politiknya pada rakyat. Janji dan komitmen yang dilontarkan sejak masa kampanye, hingga tertuang dalam program pemerintahan.
Mempertajam kesan adanya keretakan, tidak hanya menciptakan kesan buruk pemerintahan. Lebih dari itu, memupus harapan dan merugikan masyarakat. Mengecewakan, menciderai kepercayaan dan amanah, dan melukai batin rakyat.
“Harapan kami sederhana saja, keduanya (BBF-DJ) sukses menjalankan tugas sampai akhir masa jabatan,” kata salah seorang staf di bagian yang sehari-hari mengurus kegiatan BBF-DJ di pemerintahan.
Malam Resepsi, Wabup Kurang Sehat
Hanya saja pada malam resepsi HUT, Senin malam ini, Wakil Bupati tidak terlihat membersamai Bupati, para pejabat, dan undangan lain di lokasi kegiatan.
Acara tersebut digelar di Lapangan Beringin, kompleks Paruga Parenta Dana Nggahi Rawi Pahu (pusat Pemerintahan Kabupaten Dompu, Kluster I).
Informasi dari Kabag Prokopim Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu Agus Miswara Sugiarto, Wabup Syirajuddin sedang kurang sehat.
“Info dari ajudannya, Beliau kurang sehat,” kata Agus singkat melalui pesan WhatsApp-nya pada Lakeynews, malam ini. (*)
