DARI KIRI: Ketua Pokja 1 TP PKK NTB Asri, Ketua TP PKK Dompu Onti Farianti Bambang Firdaus dan Ny. Nukman, Plh. Kepala SMAN 3 Dompu Ida Faridah, Kepala Cabang Dinas Dikbud Dompu Muhammad Gunawan, dan pembicara unsur kepolisian. (tim/lakeynews)

DOMPU – Kampanye hentikan (stop) kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak terus digaungkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Dompu dan TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kali ini, bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Pahlawan Nasional, 10 November 2025, mereka melakukan Sosialisasi Kekerasan Seksual dalam Dunia Cyber di SMAN 3 Dompu. Kegiatan yang diikuti ratusan siswa itu berlangsung di Lapangan Upacara sekolah setempat.

Hadir saat itu, Ketua Pokja 1 TP PKK NTB, Asri dan pengurus lain, Ketua TP PKK Kabupaten Dompu Onti Farianti bersama salah satu Pokja Ny Nukman dan pengurus lain, serta Plt. Kepala Cabang Dinas Dikbud Dompu Muhammad Gunawan.

Hadir juga Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Dompu Dwi Erza Zily Surya Darma sekaligus sebagai pemateri. Sedangkan pembicara lainnya dari Kepolisian dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA).

Ketua TP PKK Kabupaten Dompu Onti Farianti Bambang Firdaus (kiri), dan Ketua Pokja 1 TP PKK Provinsi NTB Asri, ketika memberikan sambutan. (kolase/lakeynews)

Ketua TP PKK Kabupaten Dompu Onti Farianti Bambang Firdaus, mengatakan isu kekerasan seksual dan berbagai bentuk kekerasan lainnya menjadi perhatian serius pemerintah dan pihaknya.

Sebagai mitra pemerintah, menurutnya, TP PKK memiliki tanggung jawab moral memberikan perlindungan pada perempuan dan anak terhadap kejahatan seksual.

Melalui kegiatan ini, dia berharap tumbuh pemahaman dan kesadaran para peserta didik SMAN 3 Dompu dalam bermedia sosial dengan bijak.

“Bagaimana menggunakan media sosial dengan bijak. Berani melaporkan jika mengetahui ada kekerasan,” imbuh Onti dalam sambutan sebelum membuka kegiatan itu.

Dikatakan, anak-anak SMAN 3 Dompu merupakan generasi masa depan bangsa, kebanggaan orang tua, keluarga, dan daerah Kabupaten Dompu. “Manfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif,” imbuhnya.

Siswa-siswi SMAN 3 Dompu antusias mengikuti Sosialisasi Kekerasan Seksual dalam Dunia Cyber di lapangan upacara sekolah setempat. (kolase/lakeynews)

Onti mengapresiasi TP PKK NTB yang menginisiasi dan memfasilitasi kegiatan tersebut. Dia juga mengucapkan terima kasih atas penyambutan hangat dan luar biasa dari keluarga besar SMAN 3 Dompu.

Sementara itu, Ketua Pokja 1 TP PKK NTB, Asri, menekankan, stop kekerasan pada anak dan perempuan. Bukan hanya kekerasan seksual tapi pada semua yang terkait kekerasan.

“Stop kekerasan. Nol kekerasan siber,” tegas Asri dalam sambutan mewakili Ketua TP PKK NTB, Sinta M. Iqbal.

Kenapa nol kekerasan pada siber?

“Karena tiap hari kita pegang HP yang sudah menjadi kebutuhan primer. Setiap saat melihat konten-konten kekerasan, pornografi, dan yang tidak baik lain yang lewat di beranda HP kita,” jelas Asri.

Sehubungan dengan hal itu dan ditambah sejumlah tantangan, pihaknya berinisiatif dan memfasilitasi kegiatan sosialisasi dengan menghadirkan beberapa narasumber dari pihak-pihak terkait.

Asri mengingatkan kepada para peserta didik SMAN 3 Dompu agar ketika pulang sekolah tidak terus-terusan pegang (main) HP. “Apalagi sampai ngurung diri di kamar, jangan. Lebih baik bantu-bantu orang tua,” imbuhnya.

Foto bersama TP PKK Dompu dan NTB dengan Tim Tari dan guru-guru SMAN 3 Dompu. (kolase/lakeynews)

Sebelumnya, Plh. Kepala SMAN 3 Dompu Ida Faridah, menyampaikan salam takzim Kepala Sekolah Eva Patriani yang tidak berkesempatan hadir karena sedang bertugas di luar daerah.

Ida mengapresiasi dan mengucapkan terima kepada TP PKK NTB dan Dompu yang telah memilih SMAN 3 Dompu sebagai sasaran sosialisasi kekerasan seksual dalam dunia siber.

Kepada segenap peserta didik dan keluarga besar SMAN 3 Dompu, diimbau agar mengikuti kegiatan itu sampai selesai.

“Dengarkan baik-baik materi yang disampaikan oleh semua narasumber. Pahami dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Atraksi Semaphore anak-anak Pramuka SMAN 3 Dompu binaan Eva Nurwahyuningsih dan Syukrin. (tim/lakeynews)

Kehadiran rombongan TP PKK Kabupaten Dompu dan NTB disambut pengalungan selendang (sal) Muna Pa’a oleh Ida Faridah.

Disamping itu, tidak kalah menariknya, ditampilkan beberapa atraksi dan tarian. Antara lain, Kapatu dalam bahasa Dompu-Bima yang kemudian diartikan dalam bahasa Indonesia Sanggar Bahasa SMAN 3 Dompu binaan Suciati.

Selanjutnya, Atraksi Semaphore oleh anak-anak Pramuka SMAN 3 Dompu binaan Eva Nurwahyuningsih dan Syukrin.

Berikutnya penampilan Tari Lopi Penge oleh grup tarian binaan Hapsari Dewi. Dan, dipungkasi Mpama oleh salah seorang siswa, Akbar. (tim)