
JAKARTA – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Dompu kembali menorehkan sejumlah prestasi dan meraih sejumlah penghargaan pada acara Puncak Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII Tahun 2025 di Sekolah Cikal, Jakarta Selatan, Sabtu-Minggu (11-12/10/2025).
Rombongan IGI Dompu yang hadir di Puncak TPN XII ini terdiri, Ida Faridah (Ketua IGI/Koordinator TPN XII Daerah Dompu), Desi Jayanti, (Pembicara Nasional dan Panitia Divisi Peserta), Kisman (Sekretaris IGI/Divisi Pameran Karya), Rinti Ningsih Cesaria (Divisi Akomodasi), dan Winda Kurniawati (Divisi Merchandise).
Kegiatan berskala nasional ini rutin diselenggarakan Guru Belajar Foundation (GBF) bekerja sama dengan berbagai organisasi profesi guru, termasuk IGI. Tahun ini mengusung tema “Pendidikan Iklim, Iklim Pendidikan”.
Tema tersebut merefleksikan pentingnya membangun iklim belajar yang sehat, aman, dan berdaya tumbuh bagi murid, guru, dan seluruh ekosistem pendidikan.
Selain itu, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan kurikulum dan sarana. Tidak kalah pentingnya, juga ditentukan oleh suasana, budaya, dan hubungan manusia di dalamnya.
Menurut pihak Guru Belajar Foundation, TPN menjadi ruang kolaboratif bagi para pendidik dari berbagai penjuru Indonesia untuk Berbagi Praktik Baik dan Pengalaman Nyata.
TPN menjadi wadah untuk saling belajar, saling menguatkan, dan menumbuhkan semangat perubahan. Mereka percaya, perubahan besar dalam pendidikan dimulai dari ruang kelas dan guru-guru yang berani bereksperimen.

Penghargaan yang Diraih
Pada kegiatan bergengsi yang diikuti 2.550-an guru dari seluruh wilayah Indonesia ini, IGI Dompu berhasil meraih beberapa penghargaan dari Guru Belajar Foundation.
Pertama, Bupati Dompu Bambang Firdaus dianugerahi Piagam Apresiasi (Penghargaan) Mohammad Syafei Awards atas dukungan dan perhatian besarnya terhadap kemajuan pendidikan dan kegiatan TPN XII/2025 Daerah Dompu.
Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Guru Belajar Foundation kepada Ketua IGI Ida Faridah, didampingi Kadis Dikpora H. Rifaid yang hadir mewakili Pemkab Dompu, tepat pada malam puncak TPN XII di Jakarta Selatan.
Kedua, Ketua IGI Dompu Ida Faridah yang juga Koordinator TPN XII Daerah Dompu 2025, menerima Beasiswa Guru Belajar atas dedikasinya menyelenggarakan TPN Daerah dua tahun berturut-turut dengan sukses.
Tahun ini, TPN XII Daerah Dompu digelar di Aula Paruga Samakai Dompu yang diikuti lebih dari 400 guru dari berbagai jenjang pendidikan se-Kabupaten Dompu.
“Kegiatan tersebut terbukti memberi dampak nyata terhadap peningkatan motivasi, semangat belajar, dan kolaborasi antarguru di Kabupaten Dompu,” ujar Ida Faridah di sela-sela kegiatan.
Dan, ketiga, Desi Jayanti, guru SMPN 1 Woja, dipercaya sebagai Pembicara Level Nasional Kelas Pendidik. Perwakilan Dompu ini tampil di panggung nasional dan berbagi Praktik Baik Pembelajaran.
Ida Faridah mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini adalah buah kerja keras, kerja ikhlas, dan kolaborasi seluruh tim IGI Dompu.
“Kami ingin terus menjadi bagian dari gerakan perubahan yang menguatkan guru, menginspirasi murid, dan memperkuat budaya belajar di sekolah,” ujarnya bersemangat.

Konsisten Torehkan Prestasi
Keberhasilan tahun ini menambah deretan prestasi dan penghargaan IGI Dompu di ajang yang sama. Tahun lalu, IGI Dompu juga mencatat dan mencetak beberapa hasil gemilang.
Di antara prestasi dan penghargaan tersebut, meraih Beasiswa Guru Belajar atas nama Ida Faridah dan Lili Asmawati (SMKN 1 Hu’u). Kemudian, Penghargaan Mohammad Syafei Awards untuk Bupati Dompu.
Yang tidak kalah luar biasanya, Teti Fajryatin (SMPN 1 Dompu) meraih Penghargaan Rohana Kudus dan menjadi Pembicara Level Nasional.
Belajar dari Sisdik Sekolah “Inspiratif” Cikal
Selain menjadi ajang mengukir prestasi dan menyabet penghargaan, rombongan IGI Dompu bersama peserta TPN XII lainnya mendapat bonus dari kegiatan tersebut.
Mereka mendapat kesempatan untuk belajar langsung dari sistem pendidikan (Sisdik) yang diterapkan di Sekolah Cikal. Sekolah inspiratif, berkonsep holistik yang menekankan pembentukan karakter, kepribadian, dan kemandirian siswa.
Para peserta begitu terkesan dengan budaya sekolah yang kuat dan atmosfer belajar yang inspiratif. “Sekolah Cikal memberikan pengalaman belajar yang luar biasa,” puji Ida Faridah.
Bukan itu saja. Yang juga berkesan didapatkan dari sekolah dengan bangunan adalah nilai-nilai yang tertanam pada peserta didik. Siswa-siswanya santun, mandiri, dan mampu berkomunikasi dalam berbagai bahasa.
“Di sana kami belajar bahwa pendidikan sejati tumbuh dari budaya sekolah yang sehat dan menghargai setiap potensi murid,” akunya salah seorang Wakil Kepala SMAN 3 Dompu ini.
Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran tanpa henti, IGI Dompu terus menunjukkan perannya sebagai komunitas guru yang aktif, inovatif, dan berdampak.
“Pencapaian di Puncak TPN XII/2025 menjadi bukti bahwa guru dari daerah –khususnya Dompu– pun mampu bersuara dan memberi warna bagi pendidikan nasional,” paparnya. (tim)

Alhamdulillah mantap igi Dompu jaya dan maju terus bersama.