
DOMPU – Baragam lomba diselenggarakan Pemkab Dompu untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI).
Pengamatan Lakeynews dan sesuai dengan jadwal kegiatan yang disebarkan panitia pelaksana, lomba menjelang 17 Agustus 2025 itu diawali dengan Gerak Jalan Indah SD/MI pada Rabu (6/8/2025).
Lomba itu diikuti peserta didik laki-laki dan perempuan. Perempuan pada pagi hari dan dilepas Wakil Bupati Syirajuddin didampingi sejumlah pejabat. Sedangkan laki-laki sore hari dilepas Bupati Bambang Firdaus, juga didampingi sejumlah pejabat.
Baik yang pagi maupun sore sama-sama mengambil start di Kantor Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, dan finish di Masjid Baiturrahman (Masjid Raya) Dompu.
Disusul Lomba Gerak Jalan Indah bagi SMP/MTs dan SMA/SMK/MA pada keesokan harinya, Kamis (7/8/2025). Peserta lomba ini dilepas sejumlah pejabat lingkup Pemkab dan pimpinan organisasi di daerah itu.
Tempat start dan finish-nya sama dengan peserta SD/MI. Yakni start di Kantor Dinas Dikpora, dan finish di Masjid Baiturrahman (Masjid Raya).
Menariknya, saat itu, siswa-siswi SLBN Dompu ambil bagian. Keterlibatan mereka cukup menyita perhatian peserta lain, penonton dan para pejabat.
Sekda Gatot Gunawan PP, Asisten Pemerintah dan Kesra Setda Khairul Insyan, perwakilan Kejari dan Kodim 1614/Dompu, terlihat menyapa peserta didik SLBN. Bahkan, sempat meluangkan waktu untuk pose bersama.
Lomba dilanjutkan pada Sabtu (9/8/2025) pagi untuk Gerak Jalan Ketepatan Waktu 17 Km. Pesertanya, OPD, kelurahan/desa, organisasi, alumni angkatan.
Lomba ini mengambil start di wilayah Dompu timur. Tepatnya, Lapangan Desa O’o, Kecamatan Dompu. Melewati rute yang telah ditentukan panitia, dan finish di Kantor Dinas Dikpora.
Pada Senin (11/8/2025), Gerak Jalan Tepat Waktu dengan jarak 8 Km. Lomba ini melibatkan peserta dari OPD, Darma Wanita, kelurahan/desa, organisasi, alumni angkatan. Start di Kantor Dinas Dikpora dan finish di Lapangan Minta, Kecamatan Woja.
Sementara Lomba Gerak Jalan Ketepatan Waktu dengan menempuh jarak 45 Km dilaksanakan pada 12-13 Agustus.
Start pukul 24.00 Wita di Lapangan Desa Soro, Kecamatan Kempo, melewati rute yang ditentukan, dan finish di Kantor Dinas Dikpora.
Yang diperkirakan bakal hebohnya adalah Karnaval TK, PAUD, siswa SD dan Paguyuban pada Kamis (14/8/2025).
Jalan mulai siang menjelang sore. Start di Kantor Dinas, melewati rute yang ditentukan, dan kembali lagi ke Dinas Dikpora sebagai tempat finish-nya.

“Merdeka Sampah”, Sampah Sempat Berserakan
Ketika melepas peserta Gerak Jalan SD/MI laki-laki, Bupati Bambang Firdaus bersama istri/Ketua TP PKK, Onti Farianti Bambang Firdaus, dan sejumlah pejabat lainnya mengenakan ikat kepala bertuliskan “Merdeka Sampah”.
Meski demikian, usai kegiatan sampah-sampah berserakan. Ada bekas nasi bungkus, botol dan gelas bekas air mineral, tisu, kardus bekas, serta berbagai jenis sampah lainnya.
Walaupun pada akhirnya jalan raya atau tempat kegiatan kembali bersih seperti semula, setelah dibersihkan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan panitia, masalah sampah tersebut sempat menjadi sorotan publik Dompu.
Di dunia nyata ramai membicarakan itu. Di media sosial juga, tajam menyoroti hal tersebut.
“Biarin saja (sampahnya), kan ada petugas kebersihan,” kata salah seorang pembuang sembarangan sampah, seperti dikutip Kepala SMAN 2 Dompu Hendratno yang sempat mengingatkan warga tersebut.
Menurutnya, keberadaan petugas kebersihan tidak membebaskan semua pihak dari tanggung jawab menjaga kebersihan tempat yang dipakai bersama.
Petugas kebersihan memang ada, dan mereka luar biasa. Tapi bukan berarti mereka harus membersihkan semua jejak kelalaian semua orang. “Mereka bekerja untuk merapikan, bukan untuk membereskan kebiasaan buruk yang kita pelihara,” tegas Hendratno.
Kondisi sebaliknya terpantau di hari kedua. Pada Lomba Gerak Jalan Indah SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA tidak tampak sampah separah hari pertama.
Para pendamping regu-regu gerak jalan ada yang membawa sendiri kantong plastik untuk menampung sampahnya.
Terlihat kebanyakan hanya sampah tisu di jalan raya. Namun sampah itu tidak lama merusak pemandangan karena langsung dibersihkan petugas kebersihan usai kegiatan.
“Mungkin karena cuaca panas, terik matahari begitu panas, sehingga banyak, peserta yang memakai tisu,” celetuk salah seorang guru di dekat gerbang Kantor DPRD, berdiri menyaksikan gerak jalan hari kedua tersebut. (tim)
