Dari kiri: Kasek Bawaslu Dompu Agus Awaluddin, Ketua Bawaslu Dompu Swastari Haz, Komisioner KPU Dompu Nasarudin, dan Anggota KPU Dompu 2019-2024 Anshori. (tim/lakeynews.com)

DOMPU – Bawaslu Kabupaten Dompu melakukan Rapat Evaluasi Pengawasan Logistik Pemilu dan Mitigasi Pengawasan Logistik Pemilihan Serentak Tahun 2024. Kegiatan itu berlangsung di Kafe Uma Tua, Selasa (5/11/2024).

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memfasilitasi pembinaan dan penguatan kelembagaan Bawaslu pada Peilkada Serentak 2024,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu Swastari Haz dalam sambutan sebelum membuka kegiatan tersebut.

Pantauan Lakeynews.com, hadir Komisioner KPU Kabupaten Dompu Nasarudin, Sekretaris KPU Lahmuddin, Anggota Bawaslu Wahyudin dan Kepala Sekretariat (Kasek) Bawaslu Agus Awaluddin, anggota KPU Periode 2019-2024 Anshori (pembicara), unsur TNI, Polri, dan beberapa pimpinan media pers.

Undangan lain yang juga menjadi peserta rapat, para Ketua dan staf SDM Panwascam se-Kabupaten Dompu, para Kasubbag dan staf Bawaslu Kabupaten Dompu.

Peserta “Rapat Evaluasi Pengawasan Logistik Pemilu dan Mitigasi Pengawasan Logistik Pemilihan Serentak 2024” antusias mengikuti kegiatan di Kafe Uma Tua, Selasa (5/11/2024). (tim/lakeynews.com)

Ketika memberikan arahan, Swastari berharap melalui kegiatan itu ada output baik yang dihasilkan, tercapai Pilkada berkualitas melalui kontrol dan pengawasan yang baik.

Dengan tegas dia mengatakan, Bawaslu tidak ingin persoalan yang pernah terjadi pada Pemilu-pemilu sebelumnya terjadi pada Pilkada 2024 ini. Baik dalam perencanaan, pengadaan, hingga dalam pelaksanaan pendistribusian logistik.

“Kecuali kejadian-kejadian luar biasa, peristiwa di luar kemampuan kita sebagai manusia, seperti bencana alam atau sejenisnya,” tandas Swastari.

Kepada ketua-ketua Panwascam, Swastari meminta agar memaksimalkan diri dalam melakukan tugas Pengawasan. “Pahami dengan baik setiap tahapan Pilkada,” pesannya.

Dia juga meminta agar Panwascam bersinergi dengan unsur terkait, baik di internal pengawas Pemilu maupun pihak-pihak eksternal. “Komunikasikan dan koordinasikan dengan baik,” titahnya.

Pose bersama usai “Rapat Evaluasi Pengawasan Logistik Pemilu dan Mitigasi Pengawasan Logistik Pemilihan Serentak 2024” di Kafe Uma Tua. (tim/lakeynews.com)

Swastari lalu mengingatkan, bahwa kerja lembaga pengawas Pemilu/Pilkada memiliki sistem hierarki. Dari atas ke bawah, dan dari bawah ke atas.

Tidak ada kerja pengawas di bawah yang tidak boleh diketahui jenjang di atasnya. Dari Pengawas TPS, PKD, Panwascam, Bawaslu Kabupaten, Provinsi hingga Bawaslu RI.

“Justeru lucu kalau pihak (jenjang) di atas mendengar dari orang lain, bukan dari jajaran sendiri di bawah” tegas Swastari.

Meski demikian, wanita yang akrab disapa Aca Tari ini mengaku, sejauh ini, tidak hal-hal semacam itu terjadi di Kabupaten Dompu.

“Alhamdulillah di Dompu masih berjalan baik. Kita harapkan terus seperti ini. Komunikasi dan koordinasi senantiasa dibangun dan tingkatkan dengan baik,” pintanya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Evaluasi dan Mitigasi Pengawasan Logistik Pilkada Serentak 2024, Komisioner KPU Dompu Nasarudin dan Sekretaris KPU Lahmuddin, serta Anggota KPU Dompu Periode 2019-2024 Anshori.

Paparan materi para narasumber juga diisi dengan sesi tanya-jawab, termasuk penyampaian masukan dan kritikan dari pengawas (peserta) kepada KPU.

Sebelum santap siang bersama, acara ditutup dengan sesi foto bersama pihak Bawaslu, KPU, narasumber, dan para peserta rapat. (tim)