Dua atlet peraih medali emas PON XX Papua asal Kabupaten Dompu dan pelatihnya bersama Bupati Kader Jaelani dan Wakil Bupati H. Syahrul Parsan. (ist/lakeynews.com)
Kontingen PON XX Papua asal Kabupaten Dompu, diarak setelah dijemput Bupati dan rombongan di perbatasan Dompu-Sumbawa. (ist/lakeynews.com)

Apresiasi Pemkab Dompu terhadap Pahlawan PON XX Papua

PARA pahlawan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua asal Kabupaten Dompu, NTB sudah kembali ke daerah. Mereka pulang dengan sumringah, Selasa (19/10).

Kontingan Dana Nggahi Rawi Pahu ini memboyong delapan medali (dua emas, dua perak dan empat perunggu) dari event nasional di Stadion Lukas Enembe selama dua pekan, 2-15 Oktober 2021.

Dua medali emas diraih Rini Kurniati dari Cabang Olahraga (Cabor) Kempo, Kelas Randori Perorangan Putri 50 Kg dan Juliana Dwi Amelia dari Cabor Tarung Derajat kelas 62,1-66 Kg.

Dua medali perak diraih Rohani dari Cabor Atletik Lompat Jauh dan Danangsyah Yudistira Pribadi dari Cabor Bola Voli Pantai Beregu.

Sedangkan empat medali perunggu disumbang Rohani dari Cabor Atletik Lari Gawang 100 Meter Putri, Suriati dari Cabor Tarung Drajat Putri kelas 54,1-58 Kg, serta Muhammad Fajrin Akbar dan Moh. Rizki Hadisaputra dari Cabor Sepak Bola Futsal Beregu.

Menariknya, atlet atas nama Rohani itu, meraih dua medali. Selain medali perak dari Cabor Atletik Lompat Jauh, juga perunggu dari Cabor Atletik Lari Gawang 100 Meter Putri.

Menurut Ketua KONI Kabupaten Dompu Putra Taufan, SH, MH, dengan delapan medali tersebut, Dompu menyumbang sekitar 20 persen dari total medali yang direbut kontingen NTB.

Diketahui, pada PON XX di Papua 2021 ini, Provinsi NTB menduduki peringkat sembilan dari 34 provinsi, dengan merebut 38 medali. Dari 38 medali tersebut, 15 diantaranya emas, 11 perak dan 12 perunggu.

Peraih Emas Terima Bonus Rp. 50 Juta

Kepulangan para pahlawan PON Papua disambut meriah dan gegap gempita oleh Pemda bersama masyarakat Dompu.

Sebelumnya, rombongan 14 atlit Dompu, pelatih dan officialnya bersama kontingen se-NTB disambut Pemprov dan warga NTB yang diwakili Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wagub Hj. Siti Rohmi Zalillah di Bizam Air Port, Lombok Tengah.

Di Dompu, mereka dijemput Bupati “Aby” Kader Jaelani (AKJ), Wabup H. Syahrul Parsan, ST, MT, Ketua KONI Putra Taufan dan sejumlah pihak terkait lainnya di perbatasan Kabupaten Dompu dan Kabupaten Sumbawa, Selasa (19/10) pagi. Tepatnya, di Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa. Selanjutnya, mereka diarak menuju Kantor Bupati Dompu.

Kontingen PON XX Papua asal Dompu pose bersama Bupati dan Wakil Bupati, serta bersama Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Dompu di Pendopo Bupati. (ist/lakeynews.com)

Sepanjang jalan yang dilalui, rombongan disambut hangat warga. Puncaknya, mereka disambut dengan suka cita oleh Ketua TP PKK Kabupaten Dompu Lilis Suryani dan lainnya di gerbang masuk Pendopo Bupati.

Penyambutan kedatangan kontingen diiringi beberapa tarian daerah dan alunan musik tradisional Dompu.

Ketika berlangsung seremonial penyambutan di pendopo, selain Bupati dan Wabup, juga tampak unsur Forkopimda, termasuk Kapolres AKBP Syarif Hidayat.

Sebagai bentuk apresiasi pemerintahan AKJ-Syah, para peraih medali dan pelatihnya “mandi” bonus. Bonus diberikan berupa uang dengan nilai yang bervariasi. Kepada peraih medali emas, Rini Kurniati dan Juliana Dwi Amelia mendapatkan bonus masing-masing Rp. 50 juta.

Sedangkan peraih medali perak menerima bonus Rp. 30 juta dan medali perunggu Rp. 20 juta. Kecuali atlet atas nama Rohani yang berhasil meraih dua medali, menerima dobel. Yakni Rp. 30 juta (perak) dan Rp. 20 juta (perunggu).

Sedangkan Danangsyah Yudistira Pribadi (Voli Pantai Beregu) memperoleh Rp. 25 juta, Suriati (Tarung Drajat/Perunggu) menerima Rp. 20 juta.

Sementara atlet dari Cabor Futsal Beregu, Muhammad Fajrin Akbar dan Moh. Rizki Hadisaputra memperoleh bonus Rp. 15 juta.

Beberapa atlet yang belum berhasil meraih medali pun tetap diberikan bonus. Mereka mendapatkan Rp. 5 juta.

Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada pelatih. Salah seorang diantaranya, Pelatih Tarung Drajat Abdul Khaer, M.Pd, menerima bonus Rp. 20 juta. (tim)