
DOMPU – Dua kepala sekolah (Kasek) dan seorang pengawas pendidikan lingkup Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dikbud) Dompu, Dinas Dikbud NTB, berhasil meraih Anugerah Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2025.
Ketiga orang tersebut, Kepala SMKN 1 Pekat Suherman, Juara 2 kategori Kepala SMK Dedikatif; Kepala SMAN 3 Dompu Eva Patriani, Juara 3 kategoti Kepala SMA Transformatif; dan, Pengawas Kantor Cabang Dinas Dikbud Dompu H. Abdullatif, Juara 3 kategori Pengawas Dedikatif.
Pengumuman dan penyerahan penghargaan terhadap ketiganya bersama para juara lainnya dilakukan pada malam puncak Penganugerahan Apresiasi GTK 2025 dan Berbagi Praktik Baik di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (17/11/2025).
Kegiatan (Anugerah Apresiasi GTK) tersebut diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi NTB.
Sebelumnya, awal Oktober 2025, KCD Dikbud Dompu mengusulkan 10 nama kepala sekolah, pengawas dan guru, sebagai peserta lomba pada beberapa kategori ke BGTK NTB.
Ke 10 nama yang diusulkan tersebut; H. Abdullatif (kategori Pengawas Dedikatif), Muhammad Gunawan (kategori Pengawas Pelopor Komunitas Belajar), Titik Nurhaidah (kategori Kepala SMA Dedikatif), dan Eva Patriani (kategori Kepala SMA Transformatif).
Selain itu, Slamet Sisubali (kategori Kepala SMA Pelopor Komunitas Belajar), Iswan (kategori Kepala SMK Transformatif), Suherman (kategori Kepala SMK Dedikatif), Sri Rahmawati (kategori Guru SMA Transformatif), Rahmatia (kategori Guru SMK Transformatif SMK), dan Arifin (kategori Guru Pelopor Komunitas Belajar).

BGTK NTB kemudian melakukan seleksi dan penilaian terhadap administrasi, naskah karya tulis, dan vidio praktik baik para peserta yang telah mendaftarkan diri melalui link yang disediakan BGTK NTB.
Peserta yang lolos seleksi administrasi, naskah dan video, mengikuti seleksi wawancara dan melakukan presentasi pada akhir Oktober lalu.
“Se-NTB, peserta yang mengikuti seleksi wawancara dan presentasi, 243 orang,” kata salah seorang peraih Apresiasi GTK 2025 asal Dompu, Suherman pada Lakeynews.
Hasil seleksi dan penilaian itulah, BGTK NTB menentukan dan menetapkan tiga karya terbaik sebagai nominasi pada masing-masing kategori.
“Tiga nominasi tiap kategori. Jumlah keseluruhan yang masuk nominasi, 110 peserta,” jelas Suherman, Rabu (19/2025) pagi ini.
Diketahui, para Juara 1 setiap kategori mengikuti lomba yang sama di tingkat nasional. “Karena kita (peserta dari Dompu, red) tidak ada yang juara satu, maka, tidak ada yang melanjutkan ke nasional,” papar Suherman.
Meski belum berhasil menggapai Juara 1, Suherman mengaku sangat bersyukur dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian ini.
“Makna dari ini semua juga adalah ibadah dan pengakuan atas ketulusan dalam pengabdian tanpa batas,” tutur Suherman ketika diminta komentarnya atas pencapaian tersebut.
Menurut dia, kalau tidak bisa atau belum mampu melakukan yang sempurna, minimal jangan meninggalkan semua.
Ada banyak pelajaran yang Suherman petik di balik semua kegiatan ini. Salah satunya, bekerja bukan untuk juara tapi untuk yang terbaik dalam menjalankan tugas masing-masing.
“Walaupun kita sadari betul pasti ada kekurangan, bahkan mungkin kesalahan yang kita perbuat,” tandasnya. (ayi)
