Bangunan Kantor Camat Manggelewa, Kabupaten Dompu hangus. Atap dan seluruh isi kantor tersebut tak ada yang terselamatkan. (kolase/lakeynews)

Termasuk Semua Dokumen Hangus dan Dugaan Dibakar

DOMPU – Ada sejumlah fakta mencengangkan saat Kantor Camat Manggelewa terbakar pada Kamis (29/2/24) dini hari tadi. (Berita sebelumnya: Kantor Camat Manggelewa Hangus Terbakar, Kerugian Sekitar Rp 1 M, Penyebab Masih Diselidiki)

Berikut antara lain, lima fakta mencengangkan tersebut yang berhasil dihimpun Lakeynews;

Pertama, tidak ada penjaga kantor. Ketika aparat keamanan bersama warga yang lebih awal berada di lokasi kejadian, tidak menemukan penjaga kantor.

Kejadian itu diketahui setelah warga melaporkan ke polisi. Selanjutnya Kapolsek Manggelewa IPDA Bukhari Maha Putra menghubungi pihak pemadam kebakaran, lewat telepon dan mendatangi langsung ke kanto Dinas Satpol PP yang menaungi Pemadam Kebakaran.

“Sepengetahuan kami, tidak ada penjaga kantor Camat. Saat anggota ke TKP, tidak melihat ada penjaga,” kata IPDA Bukhari.

Kapolsek Manggelewa IPDA Bukhari Maha Putra (ist/lakeynews)

Namun Camat Manggelewa Syaiful Arif mengaku, ada penjaganya. Namun saat kejadian, penjaga sedang pulang ke rumah.

“Biasanya, meski tidak nginap di kantor, penjaga tetap kontrol pada malam hari. Kebetulan di kantor juga belum ada kamar atau tempat tidurnya,” kata Syaiful pada Lakeynews, pagi ini.

Kedua, pemadam kebakaran telat. Baru tiba di lokasi setelah api melumat hampir semua bagian bangunan dan isinya. Bahkan, menurut beberapa sumber, pemadam kebakaran hanya mematikan sisa-sisa api (masih dikonfirmasi ke Dinas Satpol PP, red).

“Memang agak terlambat mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Boleh dikatakan hanya mematikan sisa api,” kata Camat Syaiful.

Ketiga, semua dokumen hangus terbakar. Baik dokumen-dokumen milik pemerintah kecamatan maupun dokumen seluruh desa. Tidak ada yang tersisa atau terselamatkan.

Keempat, kerugian materi akibat kebakaran ini berkisar antara Rp. 800 juta hingga Rp. 1 miliar.

“Tapi kerugian paling besar yang kami alami adalah terbakarnya semua dokumen kecamatan dan desa-sesa yang disimpan di kantor,” ungkap Syaiful.

Camat Manggelewa Syaiful Arif. (ist/lakeynews)

Kelima, beredar informasi yang belum teruji validasinya, bahwa kebakaran tersebut diduga karena dibakar oknum tidak bertanggung jawab.

Selain karena usia bangunan sudah tua dan kurang terawat, juga disinyalir ada oknum tidak puas dengan hasil rekapitulasi suara Pemilu beberapa waktu lalu.

Diketahui, Sekretariat PPK Manggelewa adalah di eks Puskesmas Soriutu, sedangkan kantor Camat hanya tempat pelaksanaan pleno.

Terkait penyebab kebakaran, apakah terbakar atau diduga dibakar, sepenuhnya diserahkan dan dipercayakan pada aparat berwenang untuk menyelidiki dan mengungkapnya.

Kapolsek IPDA Bukhari Maha Putra dan Camat Syaiful Arif pada media ini mengaku belum berani dan belum bisa menduga-duga penyebab kebakaran.

“Kita belum tahu dan tidak bisa menduga-duga penyebab kebakarannya. Ya, kita sama-sama tunggu hasil penyelidikan teman-teman Tim Inafis Polres Dompu,” kata Bukhari.

Camat Syaiful juga demikian. Masalah ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk mengungkapnya.

“Saya belum bisa mengatakan atau menduga apa-apa. Sebaiknya kita tunggu saja hasil penyelidikan polisi,” imbuh Syaiful. (tim)