
Oleh: Firmansyah, S.Psi., M.MKes *)
–
DEWASA ini menjadi calon anggota legislatif (Caleg) bukan perkara mudah. Salah satu hal yang mesti dilakukan untuk bisa melenggang ke kursi legislator, para Caleg harus mampu membuktikan diri sebagai sosok yang layak dipilih.
Bilamana para Caleg mampu membuktikan diri sebagai sosok yang layak maka membuat peluangnya untuk dipilih oleh konstitutuennya akan semakin besar.
Agar terpilih di konteslasi yang berlangsung para Caleg harus berkompetisi secara sehat dengan sekian Caleg yang juga punya keinginan yang sama dapat terpilih sebagai legislator.
Di tengah banyaknya para Caleg yang memiliki keinginan yang sama untuk menjadi seorang legislator membuat kompetisi meraih kursi legislator akan berjalan ketat.
Ketatnya kompetisi yang berlangsung membuat para Caleg harus menguras waktu, tenaga, pikiran bahkan juga biaya. Menghadapi persaingan yang begitu ketat ini Caleg membutuhkan kesehatan mental yang baik dan prima.
Dengan mental health yang baik dan prima membuat para Caleg –walau dalam suasana persaingan yang sangat ketat– tidak terpengaruh, namun tetap bisa tangguh dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi.
Dengan kondisi kesehatan mental yang baik dan prima di banyak aktivitasnya terutama pada saat merebut simpati konstitutuennya, para Caleg tetap bisa mengendalikan diri sehingga mampu produktif, efektif dan efisien dalam berperilaku.
Kesehatan mental yang baik adalah kondisi batin individu yang berada dalam keadaan tenteram dan tenang. Dengan kondisi ini memungkinkan seseorang bisa menikmati kehidupannya dengan lebih baik.
Individu bermental sehat dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain juga terkait dengan rencana kehidupan yang akan dilewatinya.
Kesehatan mental yang baik akan memengaruhi bagaimana individu berpikir, merasa, dan bertindak. Kesehatan mental yang baik memungkinkan individu dapat menghadapi tekanan hidup, bekerja produktif dan berkontribusi kepada masyarakat.
Salah satu indikator yang memberikan gambaran bahwa individu sedang memiliki kesehatan mental yang baik bila ia memiliki pikiran yang positif sehingga mampu mengatasi segala persoalan yang ada.
Dengan demikian, penting bagi seseorang memiliki pikiran yang positif karena hal tersebut merupakan landasan agar dapat melakukan aktivitas secara produktif juga mengoptimalkan berbagai potensi yang dimilikinya.
Memiliki kesehatan mental yang sehat dalam berbagai berbagai aktivitasnya selain individu punya kebanggaan, semangat juga dapat mengambil nilai manfaat atas apa yang diupayakannya.
Kesehatan mental yang juga baik memungkinkan individu mampu mengatasi stres dan tekanan hidup, sehat secara fisik atau jasmani, dapat menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia, dapat berkontribusi di masyarakat, bekerja secara produktif dan sadar akan potensi yang dimilikinya.
Dari berbagai uraian di atas agar seseorang dalam berbagai aktivitasnya terus memiliki kesehatan mental yang baik dan prima penting dan perlu baginya untuk menjaga, memelihara dan melindungi kesehatan mentalnya.
Kesehatan mental yang baik dan prima bisa dijaga, dipelihara dan dilindungi dengan aktivitas seperti; istirahat yang cukup, olahraga secara rutin, lakukan hal positif, kurangi stress dan menjaga konsentrasi.
Doa kita bersama semoga para Caleg senantiasa diberikan kesehatan mental yang baik dan prima, sehingga dalam upaya mereka berjuang merebut hati konstitutuennya untuk menjadi seorang legislator bisa berjalan baik sesuai harapan.
Demikian kupasan ini, mudah-mudahan ada manfaatnya dalam upaya meningkatkan kesehatan mental Caleg sehingga dalam berbagai momen mampu produktif, efektif dan efisien. (*)
*) Penulis adalah Koordinator Sub Komunikasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Dompu.
