Menparekraf RI Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA, M.BA dan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, saat berada di Bima, Minggu (13/6). (ist/lakeynews.com)

BIMA, Lakeynews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA, M.BA, siap mendukung pengembangan Geopark Tambora Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami siap support Geopark Tambora. Semoga kedepannya bisa jadi UNESCO Global Geopark,” kata Sandi, sapaan Menparekraf, ketika berkunjung ke Bima, Minggu (13/6).

Sandi juga berharap, Geopark Tambora menjadi daya tarik pariwisata yang berkelanjutan. “Bisa membuka peluang usaha ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan kesiapan Menparekraf itu terlontar setelah menerima proposal Program Pengembangan Geopark Tambora yang diajukan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc.

“Alhamdulillah, kita sudah langsung ajukan pengembangan kawasan Geopark Tambora kepada Pak Parekraf. Kita harapkan Geopark Tambora bisa lebih optimal memberi manfaat pada masyarakat Bima-Dompu serta Pulau Sumbawa,” ujar Gubernur.

Menparekraf RI Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA, M.BA bersama Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, Bupati Dompu “Aby” Kader Jaelani, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wali Kota Bima H. M. Lutfi, di Bima, Minggu (13/6). (ist/lakeynews.com)

Menurut Gubernur, amanah pengembangan Geopark telah tertuang dalam Perpres Nomor 9 Tahun 2019 tentang Geopark. Juga, Permenparekraf Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pengembangan Geopark sebagai Destinasi Wisata.

“Karena Geopark Tambora saat ini telah berstatus Geopark Nasional, kita punya peluang untuk meminta support-support dari kementerian terkait. Termasuk Kemenparekraf. Doakan agar program yang kita ajukan dapat segera direalisasikan,” imbuh mantan Ketum Senat Mahasiswa UI.

Sementara itu, General Manager Geopark Tambora Ir. Hadi Santoso, ST, MM, IPM, menjelaskan, program yang disampaikan Gubernur ke Menparekraf dirumuskan itu Dewan Pelaksana Geopark Tambora. Mulai dari masukan formal/informal berbagai stakeholder terkait, termasuk Pemkab Dompu, Pemkab dan Pemkot Bima, Balai Taman Nasional Tambora, Balai KSDA, dinas terkait di lingkup Pemprov NTB, perguruan tinggi, NGO, masyarakat adat dan lainnya.

Menurutnya, proposal program yang diajukan oleh Pak Gubernur sudah sangat komprehensif. Mulai permintaan pembangunan Bandara Perintis kawasan Geopark Tambora di Dompu. Termasuk perbaikan akses, fasilitas/amenitas di kawasan wisata.

“Pendidikan dan pelatihan untuk masyarakat pelaku wisata, bantuan peralatan bagi UMKM di lingkar Tambora dan lainnya,” papar Hadi. (tim)