Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K, MH, dan jajaran bersama pihak PT. Varindo Lombok Inti dan PT. Baiti Jannati. (ist/lakeynews.com)

Sebanyak 965 orang masih tinggal di rumah dinas, 765 orang tinggal di kontrakan dan 949 orang tinggal bersama keluarga atau orang tua.” Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K, MH, Kapolda NTB.

Bangun Perumahan, Polda Gandeng Developper Varindo dan Baiti Jannati

MATARAM, Lakeynews.com – Sebanyak 2.679 anggota Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di lingkup Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) tak punya rumah pribadi.

Memenuhi kebutuhan rumah pribadi para anggota dan ASN Polri itu, Polda NTB menggandeng dan bekerja sama dengan dua developper, PT. Varindo Lombok Inti dan PT. Baiti Jannati untuk pembangunan rumah.

Penandatanganan MoU (nota kesepahaman) antara Polda NTB dengan pihak PT. Varindo Lombok Inti dan PT. Baiti Jannati dilaksanakan di Lapangan Hanggar Polda NTB, Kamis (4/3).

“Memiliki rumah pribadi merupakan dasar memulai hidup sehat,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K, MH, di sela-sela penandatanganan MoU.

Representative pada semua aspek, Iqbal berpendapat, pembangunan perumahan di lingkungan Polri, baik anggota maupun ASN Polri sangat penting.

“Bayangkan, kalau kita tidak punya rumah, anak-anak sudah besar, mendekati pensiun kita masih ngontrak atau masih tinggal di rumah dinas atau kos-kosan. Hal itu akan memicu kesehatan tidak terjaga karena siap-siap untuk diusir dan harus mencari tempat tinggal yang baru,” jelasnya.

Menurut Kapolda, 2.679 anggota dan ASN Polri yang belum punya rumah pribadi itu angka yang tidak sedikit. “Sebanyak 965 orang tinggal di rumah dinas, 765 orang tinggal di kontrakan dan 949 orang tinggal bersama keluarga atau orang tua,” jelas Kapolda.

Karena itu, Karo SDM Polda NTB melakukan strategi intervensi kolaboratif melakukan kerja sama dengan para pengembang, dalam hal ini PT. Baiti Jannati dan PT. Varindo Lombok Inti.

Untuk pembiayaannya, beberapa bank sudah disiapkan pihak developer. Selain bank, perusahan Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) juga akan mendukung program tersebut dengan memberikan pinjaman uang muka kepada setiap anggota atau ASN Polri yang hendak mengambil rumah tersebut.

Dijelaskan, PT. Baiti Jannati di Sumbawa Besar membangun 1.050 unit rumah. Sebanyak 700 unit telah terbangun,  bahkan 66 unit telah ditempati personel Polri.

“Saya minta kepada seluruh adik-adik Kapolres, dorong anggota untuk menempati rumah tersebut. Jangan juga kita besar niat tetapi ekspektasi jauh dari harapan, sehingga teman-teman developer lama-kelamaan mundur teratur,” imbuhnya.

Kapolda mengucapkan terima kasih kepada depelopper yang telah bekerja sama dengan pihaknya dalam membangun perumahan untuk anggota dan ASN Polri.  (won)