Tiga anggota komplotan perampokan di dua tempat dalam kota Dompu yang berhasil digulung Polsek Dompu beserta barang bukti hasil kejahatan mereka. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Berakhir sudah pelarian PR (24), warga Kota Baru, Kelurahan Bada; FA (24), warga Dorotoi dan ARG (27), warga Desa Sorisakolo. Sama-sama dari Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.

Tiga dari lima spesialis perampokan rumah warga yang kerap beraksi di wilayah Dompu itu, Kamis (19/11) malam ini berhasil digulung aparat Polsek Dompu, Resor Dompu.

PR, FA dan ARG ditangkap Timsus Polsek Dompu yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Aipda Haryanto, setelah lebih dari sebulan diburu.

“Sedangkan dua anggota komplotan lainnya masih buronan polisi. Yakni Roy (22) dan Agus (22),” kata Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah.

Komplotan pencurian dengan kekerasan (Curas) ini diduga kuat beraksi di dua lokasi berbeda. Yakni di rumah warga Kelurahan Bali dan di Lingkungan Kota Baru, Kelurahan Bada.

Dari aksinya di dua tempat tersebut, kata Hujaifah, para pelaku menggasak barang-barang elektronik dan uang tunai para korban hingga mencapai Rp. 20-an juta.

Awalnya, polisi menangkap ARG yang sedang duduk di pangkalan ojek. Setelah diinterogasi, ARG mengaku beraksi bersama dua temannya, PR dan FA.

Dari pengakuan ARG itu, polisi kemudian menangkap PR dan FA di Taman Kota dan di Dorotoi, Kamis malam ini juga.

Diketahui, pelaku beraksi di salah satu rumah warga Kelurahan Bali pada Jumat (16/10) lalu. Dalam aksinya di tempat ini, para pelaku menggasak satu unit Laptop, Printer dan alat Scanner.

Aksi mereka terekam CCTV di toko penjualan barang-barang elektronik. Kemudian dijadikan bukti polisi untuk melakukan penangkapan.

Selang satu bulan kemudian, pelaku ARG kembali melakukan perampokan bersama dua rekannya, AGS (22) dan R (22) di salah satu rumah warga Lingkungan Kota Baru, Rabu (18/11) dini hari.

Di lokasi ini, para pelaku menggasak uang tunai Rp. 8 juta dan 2 unit handphone. “Mereka masuk rumah korbannya dengan cara menaiki tembok pagar dan masuk ketika korban tengah salat Subuh,” jelas Hujaifah.

Pelaku FA masuk ke dalam rumah dan mengambil uang Rp. 8 juta dan 2 unit handphone. Selanjutnya, FA menyerahkan hasil curian tersebut kepada Agus, kemudian AGS memberikan kembali uang Rp. 800 ribu sebagai imbalan.

Setelah menangkap tiga pelaku (PR, FA dan ARG), Timsus Polsek Dompu kemudian mencari AGS dan R. Sayangnya, keduanya kabur setelah mengetahui ketiga rekannya ditangkap polisi.

“Sampai saat ini kedua pelaku masih dalam pencarian anggota Timsus Polsek Dompu,” papar Hujaifah. (tim)